vershua nsfw one shot 🔞

tags: anal fingering, anal sex, joshua and his big hands, bottom!vernon, top!joshua, barebacking, creampie.


malam itu adalah satu dari sekian malam yang bisa vernon dan joshua lewati bersama tanpa terhalang pekerjaan. jadi mereka menggunakan kesempatan itu sebaik mungkin untuk bertemu dan bertukar rindu. mereka bergumul di atas ranjang, dengan camilan di pangkuan mereka dan serial netflix spanyol yang mereka sendiri tidak mengerti bahasanya.

di tengah tayangan serial yang sedang berlangsung, vernon memegang jemari tangan joshua untuk ia genggam dan letakkan di dadanya. joshua yang masih terpaku pada layar tv itu membiarkannya. vernon ternyata punya ide lain untuk mendapatkan perhatian joshua. ia perlahan mendekatkan jari joshua ke bibirnya. ia ciumi satu per satu dengan sangat sensual. ujung lidahnya menyentuh tiap jemari yang telah ia kecup. terakhir, ia memasukkan ibu jari joshua ke mulutnya secara utuh. hal itu membuat joshua meliriknya.

“babe?” panggil joshua.

“hm?” responds vernon innocently.

“rasa apa jariku?”

“rasa cheetos.”

they giggle and vernon hasn’t let go of joshua’s hand out of his mouth.

vernon kemudian melanjutkan aksinya. kali ini lebih berani. ia mengisap sampai suaranya terdengar. ia menjilat dan melingkarkan lidahnya di sekeliling ibu jari joshua. like what he would do to his boyfriend’s cock.

joshua mulai menggigit bibirnya. he indulges vernon by pressing his thumb against the younger’s tongue. it makes him hums.

“lagi pengen? hm, nonie?”

vernon mengangguk. joshua pun menarik tangannya dari genggaman vernon. ia mengangkat kaus yang pacarnya kenakan dan terlihatlah ereksi yang tidak bisa disembunyikan dari balik sweatpants vernon.

“wow, you’re already hard because of sucking my thumb?”

“salah kamu pake kaos ketat sama celana pendek doang. dikata aku mampu apa?” ujar vernon setengah cemberut.

joshua tertawa ringan. ia pun mengecup bibir pacarnya itu sambil menurunkan sweatpants yang mengurung vernon.

“yaudah. i’ll make it up to you.”

tiba-tiba vernon mengerang protes. “langsung intinya aja. aku gak tahan, kak. please…”

“fuck, vernonie… needy banget kamu, huh. daritadi kamu bukannya nonton film tapi malah imagining getting railed, ya?”

vernon mengangguk tanpa malu. “huh uh. bayangin punya kamu, menuhin aku… kak shua— please mau kamu.”

joshua tidak buang waktu dan segera mengambil lubricant untuk ia tuangkan di atas jemarinya. ia menggosoknya dengan dua jari dan memasukkan jari tengah ke dalam liang vernon. vernon menarik napas karena kaget akan sensasi tiba-tiba yang ia rasakan di belakangnya.

“ka—k shua— hahhh, lanjutin kak.” vernon moans brokenly. hips eagerly thrusting on its own.

joshua menambahkan jari telunjuknya masuk dan langsung membangun tempo cepat. liang yang ketat ia lemaskan dengan gerakan pergelangan yang sesekali memutar. ia menggesek dan meraba seluruh permukaan dinding vernon hingga si empunya melenguh nikmat. tanpa sadar pinggulnya ikut terangkat mengikuti gerakannya.

“look at you, nonie. you’re so eager. taking my fingers deep into you. what about my cock? kayaknya gak bakal dilepas ya?”

“unghhh yes yes yes. mau… your cock, in me now. kak shua—“

“hm?”

“kak ayo—“ vernon hampir menangis saking kuatnya rasa inginnya.

“okay, baby. i’ll go in now.”

joshua mengeluarkan jarinya dari liang vernon dan membasahinya kembali dengan lube untuk dibalurkan ke batang kemaluannya. ia mengarahkan ujung kepalanya di permukaan lubang yang menganga itu dan menggesekkannya perlahan sebelum mendorong hingga masuk dengan sempurna. vernon melengkungkan punggungnya karena sensasi penuh yang ia rasakan. ia memegang pundak joshua sebagai penahan diri.

“you can move now.” ujar vernon. joshua pun menurutinya. ia menegakkan diri dulu sebelum ia mengatur posisi kaki vernon dan menekuknya hingga ke dada. joshua menahan kedua kaki yang lebih muda dengan lengannya.

joshua mulai mendorong pinggulnya hingga tercipta ritme yang sesuai bagi mereka. sesekali ia akan bergerak cepat, keluar masuk, dan menekan dengan berat badannya hingga vernon bergetar.

keduanya mengerang luar biasa keras di kala joshua memberi pressure tepat di titik terdalan vernon yang membuatnya seperti melihat bintang di seluruh pandangan matanya.

kaki vernon sudah diturunkan dan dikesampingkan oleh joshua, membuat lubangnya kini semakin sempit untuknya. ia menurunkan badannya untuk memberi ciuman di seluruh wajah vernon yang mana diterima dengan senang hati oleh pacar mudanya itu.

“udah deket sayang?”

vernon mengangguk. “yes. let me, let me come.”

“of course baby. you can come anytime now i’m also close—“

“come inside me, kak. wanna feel your cum dripping off of me.”

joshua terhentak dan meringis mendengar perkataan vernon. “fuck, nonie. you’re so—“

joshua yang sudah di ambang batas segera mencium vernon dan menubruknya berulang kali hingga yang terdengar hanyalah nyaring bunyi hentakan kulit. joshua menyemprotkan maninya di dalam vernon dalam jumlah yang sangat banyak hingga menetes keluar. vernon pun ikut menyusul setelahnya tanpa sedikitpun disentuh. ia merasa inilah orgasme terkuat yang pernah ia rasakan selama ini.

keduanya masih menyelaraskan napas saat pandangan mereka bertemu. vernon meraih ke arah depan, mengisyaratkan joshua untuk menciumnya yang langsung dikabulkan oleh sang pacar.

mereka bercumbu cukup lama. sampai mereka sadar bahwa mereka masih menyatu di bawah sana dan rasa lengket mulai menjadi tidak nyaman.

“kak shua…”

“apa nonie?”

“gak usah dibersihin. mau lagi.”

joshua terkesiap. “aku kadang lupa sex drive kamu jauh lebih tinggi dari aku.”

vernon hanya terkekeh dan mengalungkan lengannya di pundak joshua. mereka pun kembali berciuman dan menggesekkan kemaluan mereka di atas satu sama lain, bersiap menuju ronde permainan selanjutnya yang entah sampai kapan berakhir.

***